Thursday, October 15, 2009

Book review: The Amulet of Samarkand (Bartimaeus Trilogy, #1)

The Amulet of Samarkand (Bartimaeus Trilogy, #1) The Amulet of Samarkand by Jonathan Stroud

My rating: 4 of 5 stars

Tiga kata untuk kisah ini: Seru, seru dan seru. Sang pengarang menciptakan dunia baru yang unik di mana pemerintahan Inggris dikuasai oleh penyihir, namun mereka tidak memiliki kekuatan sendiri melainkan memanfaatkan makhluk halus atau demon untuk melaksanakan keinginannya. Nathaniel, anak muda yang berhasrat menjadi penyihir hebat, memanggil jin berusia 5,000 tahun, Bartimaeus, untuk menjalankan misi tertentu yang secara tak terduga berakibat fatal dan menyebabkan mereka terjebak dalam intrik dunia sihir.

Jika jalan cerita di atas terkesan gelap dan penuh ketegangan, itu memang benar. Tapi buku ini punya tokoh unik yang memeriahkan suasana yaitu Bartimaeus – salah satu tokoh literer paling menarik yang saya temui akhir-akhir ini. Jin narsis yang satu ini doyan bersilat lidah dan selalu menambahkan pendapatnya sendiri lewat catatan kaki. Hubungan antara Bartimaeus dan majikannya, Nathaniel juga amat menarik untuk disimak – antara suka dan tidak suka, butuh tapi tidak butuh. Hal lain yang unik adalah para penyihir di sini bukanlah orang-orang pemberani berkekuatan besar seperti dalam kisah fantasi pada umumnya. Secara garis besar mereka digambarkan sebagai makhluk ambisius, culas dan haus kekuasaan. Pendeknya, saya tersihir oleh pesona kisah ini dan tak sabar membaca kelanjutannya.

View all my reviews >>

1 comments:

Leija said...

Dinitjeh! Gue ganti alamat blog yaaa jadi letthebeastin.blogspot.com, silahkan diganti linknya hihihi...

Apa kabar diniii? It's been eons of years since I last blogwalk deh